Monday, 24 June, 2024

Melalui Lailatul Ijtima’, NU Wonokromo Ajak Nahdliyin Totalitas ber-NU


nulamongan.or.id, Wonokromo– Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama dusun Jatilangkir mendatangkan Kyai Nur Kholis, ketua LDNU Lamongan dalam acara rutinan Lailatul Ijtima’ dan MDS Rijalul Ansor Wonokromo di Masjid Sabilul Huda Dsn. Jatilangkir Ds. Wonokromo, Jumat (20/01). Untuk diketahui, bahwa agenda Lailatul Ijtima’ dan MDS Rijalul Ansor yang diadakan oleh pengurus Ranting NU Wonokromo merupakan yang paling istiqomah diselenggarakan di lingkungan se MWCNU Tikung.

Sugianto, Ketua Ranting NU Wonokromo menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara rutin tiap bulan tepatnya setiap jumat legi.

Acara dibuka pada pukul 20.00 WIB diawali dengan pembacaan Rotibul Haddad oleh Rois Syuriah PRNU Wonokromo, Kyai Qomaruddin. Dilanjutkan dengan pembacaan sholawat oleh tim Hadrah Al Muttaqin bersama MDS Rijalul Ansor Wonokromo, acara berlanjut sambutan-sambutan dan penyerahan tali asih dari PRNU kepada Dhuafa jamaah masjid yang ditempati.

Drs. KH. Saifuddin Zuhri, Ketua Tanfidhiyah MWCNU Tikung dalam sambutannya menyampaikan tentang pentingnya menanamkan jiwa NU pada diri anak cucu semuanya, menjaga eksistensi amaliyah nahdliyyah karena tantangan semakin nyata

Dalam mauidzhoh yang disampaikan oleh Kiai Kholis, disampaikan tentang betapa nikmatnya menjadi bagian dari ikut Nahdlatul Ulama.

NU itu didirikan dan diisi oleh banyak ulama’, bergabung dengan NU sama dengan bergabung ulama“. ungkap Kiai Kholis dalam ceramahnya

Selanjutnya beliau memberikan motivasi agar kita bangga sebagai orang NU dan tidak malu memakai atribut-atributnya.
“Jika kita ingin mendapatkan barokah NU, kuncinya kita harus yakin dan totalitas, tidak bisa setengah-setengah, karena jika kita malu mengamalkan atau memakai atribut ke NU an maka barokah yang kita dapat juga setengah“. imbuhnya

Kemudian ratusan nahdliyyin yang hadir diminta agar tetap berada di jalur ulama’, senantiasa mengikuti dawuh ulama’ agar tidak termasuk dalam sebuah hadits yang artinya:

“Akan datang kepada umatku suatu masa di mana mereka lari menjauhi ulama dan fuqoha (ahli fiqih), maka Allah akan menurunkan tiga bala’ untuk mereka. Pertama, Allah menghilangkan berkah dari usaha mereka. Kedua, dikuasai oleh pemerintah yang zalim. Ketiga, keadaan wafatnya tidak membawa iman.” (red)

0 comments on “Melalui Lailatul Ijtima’, NU Wonokromo Ajak Nahdliyin Totalitas ber-NU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *