Monday, 02 August, 2021

NU Lamongan

Berbenah di Tengah Pandemi, Guru SDNU Banat-Banin dibekali Dua Hal ini


nulamongan.or.id, Lamongan- Guru adalah figur sentral dalam dunia pendidikan. Kualitas dan mutu pendidikan salah satunya ditentukan oleh kompetensi guru yang baik. Kemampuan yang wajib dimiliki guru untuk mengantarkan mutu pendidikan adalah inovasi pembelajaran dan skill literasi. Menyadari pentingnya dua kompetensi ini, maka pada hari Senin (21/6) para dewan guru SDNU Banat Banin dibekali dua hal tersebut.

Dzihan Zahriz Zaman selaku ketua pelaksana kegiatan ini menyatakan bahwa, acara ini digelar sebagai respon pihaknya selaku pengelola lembaga pendidikan agar guru tidak gagap menghadapi proses pembelajaran di tengah pandemi Covid-19. Gus Dzihan -sapaan akrabnya- menambahkan bahwa pelatihan ini sengaja dikemas dalam bentuk workshop, bukan hanya seminar karena ia menginginkan setelah kegiatan ini menghasilkan output yang nyata.

“maka dari itu, kegiatan ini tidak berakhir begitu saja. Kita akan desain dengan follow up yang serius untuk mengawal agar para guru benar-benar punya “sesuatu” yang bisa kita gunakan di lembaga yang kita kelolah” imbuh kandidat Doktor UIN  Maulana Malik Ibrahim, Malang ini.

Acara yang bertajuk “Inovasi Metode Pembelajaran dan Literasi Guru” ini, menghadirkan dua narasumber yang masing-masing menyampaikan materi yang berbeda. Adalah Nur Kholis Huda, M. Pd, seorang guru Kepala sekolah berprestasi yang didapuk memberikan materi tentang inovasi metode pembelajara. Sedangkan kemampuan literasi guru disampaikan oleh Dr. Winarto Eka Wahyudi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister PAI Pascasarja Unisla,

Dalam kesempatan tersebut, kedua narasumber menyampaikan materi dengan komposisi teori dan praktik. Saat membekali tentang literasi guru misalnya, Eka, salah satu narasumber memberikan pengalam belajar guru untuk merangkai sebuah paragraf yang disusun dengan sebuah permainan.

melalui cara ini, selain dilakukan dengan senang, para guru juga bisa menilai sejauh mana pemahaman dan kemampuan mereka dalam merangkai sebuah kalimat sampai menjadi paragraf yang baik” imbuhnya.

Acara yang digelar di Caffe One Point ini semakin hikmat dan meriah karena dihadiri oleh tak kurang dari 40 guru, seklaigus turut hadir pula Ketua Yayasan KH. M. Faqih Arifin, M. Ag dan Dr. Fathurrahman, MM selaku pembina kurikulum SDNU Banat-Banin.

0 comments on “Berbenah di Tengah Pandemi, Guru SDNU Banat-Banin dibekali Dua Hal ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *